Sejarah PGSD

SEJARAH PGSD

STKIP HAMZANWADI Selong berdiri sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Keguruan dengan nama Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) HAMZANWADI. Pada tahun yang sama (1977) berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STIP) HAMZANWADI Selong. Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 1978 nama STIP HAMZANWADI berubah menjadi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Studi Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB) dengan jenjang D-III dan S.1. Kemudian ditindaklanjuti dengan surat Keputusan PPD-NW pada tanggal 1 Januari 1978 Nomor: 23/A.X/P.91/1978. Selanjutnya dikukuhkan dengan surat Keputusan Yayasan Pendidikan HAMZANWADI Selong dengan memperoleh Status Terdaftar sesuai dengan surat Keputusan Mendikbud tanggal 18-8-1984 Nomor: 0379/0/1984.

Pada tahun akademik 2006/2007 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (STKIP) HAMZANWADI  Selong mengajukan akreditasi yang ke dua kali pada enam program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Pendidian Sejarah, dan Bimbingan Konseling. Kemudian pada tahun 2007/2008, STKIP HAMZANWADI Selong mengajukan akreditasi pada empat program studi baru, yaitu Program Studi Fisika, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Geografi, dan Pendidikan Sosiologi.

Selanjutnya, pada tahun 2007 STKIP HAMZANWADI Selong mendapat surat izin penyelenggaraan Program Studi PGSD (S.1) melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional tanggal 19 Juli 2007, Nomor: 1929/D/T/2007 tentang ijin penyelenggaraan Program Studi PGSD (S.1) pada STKIP HAMZANWADI Selong, sehingga saat ini STKIP HAMZANWADI Selong membuka sebelas program studi pada tiga jurusan, yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan, Pendidikan MIPA, Pendidikan IPS.

Program Studi PGSD, merupakan program studi di bawah Jurusan Ilmu Pendidikan yang mempunyai visi, misi, tujuan, dan sasaran pendidikan tersendiri, sebagaimana program studi lain yang berada di bawah STKIP HAMZANWADI Selong. Program Studi PGSD mempunyai tata pamong yang sudah jelas dirumuskan baik struktur organisasi, personil, maupun tata kerjanya. Program studi PGSD dipimpin oleh Ketua Program Studi yang dibantu oleh Sekretaris Program Studi mempunyai tanggung jawab untuk merancang, melaksanakan, mengendalikan, dan melakukan tindak lanjut semua aktivitas akademik di program studi.

Sarana fisik yang tersedia berupa ruang kuliah, ruang pimpinan, ruang dosen, ruang untuk ujian skripsi, ruang seminar/lokakarya, ruang perpustakaan, ruang multi media/laboratorium microteaching, laboratorium komputer, laboratorium PGSD, ruang unit kegiatan mahasiswa, ruang tata usaha. Penunjang penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di Program Studi PGSD adalah perpustakaan yang disediakan untuk menunjang kelancaran kegiatan proses belajar. Perpustakaan STKIP HAMZANWADI Selong menyediakan bermacam-macam koleksi buku keilmuan untuk menunjang kepentingan kuliah. Untuk menambah koleksi buku di Perpustakaan STKIP HAMZANWADI Selong selain membeli buku-buku juga mendapat sumbangan dari para wisudawan dan hasil penelitian, diktat dosen, selain itu, sejak tahun 2005 STKIP HAMZANWADI Selong menerbitkan Jurnal Ilmiah EducatiO yang menampung hasil penelitian dosen termasuk dosen program studi PGSD, guna meningkatkan status, kualitas, dan pengakuan dari Badan Akreditasi Jurnal Nasional.

Adanya sarana fisik itu, kegiatan perkantoran, perkuliahan, perpustakaan, dan uni-unit pelayanan lain dapat diselenggarakan secara baik. Pada masa-masa akan datang masih diperlukan dana yang cukup besar untuk mengembangkan sarana yang dimiliki. Kurikulum Program Studi PGSD STKIP HAMZANWADI Selong  disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengacu pada sistem kredit semester (SKS) dengan beban bidang studi 144 SKS yang terjadual sekurang-kurangnya 8 semester (4 tahun) dan sebanyak-banyaknya 14 semester (7 tahun).

Proses belajar mengajar dilaksanakan berdasarkan pendekatan CTL dan interaktif yang akan memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. Mekanisme evaluasi kemajuan belajar mahasiswa, dengan cara yaitu absensi (10%), penugasan (20%), ujian tengah semester (30%) ujian akhir semester (40%) kemajuan belajar mahasiswa dinyatakan berdasarkan penilaian dengan hurup A, B, C, D, dan E yang masing-masing setara dengan nilai 4, 3, 2, 1, 0.

Pengajaran mata kuliah di Program Studi PGSD terdiri dari Dosen Tetap (DT) dan Dosen Tidak Tetap (DTT) Yayasan yang memiliki jabatan fungsional akademik dari Asisten Ahli hingga Lektor Kepala dan berpendidikan sekurang-kurangnya Strata Satu S.1 untuk memperkaya wawasan dan penguasaan teori pendidikan sekolah dasar (SD). Program Studi PGSD juga mendatangkan dosen tamu dari perguruan tinggi negeri/swasta, seperti Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Singaraja untuk memberikan stadium general dan seminar pendidikan bagi mahasiswa.